Beranda Headline

Gubernur Ansar Pacu Elektrifikasi, Targetkan Listrik Merata di Seluruh Pulau

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Dewi Kumalasari dan Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat mengoperasikan mesin genset di Desa Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan,pada tahun 2024 lalu-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh wilayah di Kepri mendapatkan akses listrik yang merata dan berkelanjutan.

Menurutnya, listrik bukan sekadar penerangan, tetapi juga kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menunjang sektor kesehatan.

“Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau, akses listrik sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ansar kepada hariankepri.com, kemarin.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov Kepri terus memperkuat sinergi dengan PLN agar elektrifikasi di pulau-pulau terpencil berjalan sesuai target. Selain itu, Ansar juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat realisasi program Kepri Terang.

“Dengan masuknya listrik PLN, aktivitas ekonomi masyarakat akan berkembang, pendidikan semakin maju, dan kesejahteraan warga meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Batam, M Irwansyah Putra, melaporkan bahwa realisasi desa berlistrik PLN di Kepri per Februari 2025 telah mencapai 99,76 persen. Hanya tersisa satu desa yang belum menikmati listrik PLN, yakni Desa Lalang di Kabupaten Lingga.

“Desa tersebut sudah masuk dalam roadmap desa berlistrik tahun 2025 bersama 418 desa lainnya,” jelasnya.

Irwansyah melanjutkan, dari total 298 pulau berpenghuni di Kepri, sebanyak 162 pulau telah menikmati listrik PLN. Sisanya, kata dia, sebanyak 136 pulau masih mengandalkan listrik dari pemerintah daerah dan swadaya masyarakat.

“PLN telah memetakan 136 pulau tersebut dalam roadmap elektrifikasi 2024-2027, dengan target 63 pulau mendapat listrik dalam tahap awal, serta tambahan 40 pulau pada 2027,” paparnya.

Kepala Dinas ESDM Kepri, Darwin, mengungkapkan bahwa PLN mulai menggunakan energi baru terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

“Tahun ini ada 10 pulau yang mendapatkan PLTS komunal, dan pada 2026 nanti akan bertambah menjadi 24 pulau,” ujarnya.

Baca juga:  Dosen UMRAH Soal Biskuit Ikan Hiu, Dr Lily: Benar untuk Cegah Stunting

Selain itu, untuk pulau-pulau kecil dengan jumlah penduduk di bawah 15 kepala keluarga, pemerintah akan menerapkan program SuperSun, yaitu sistem listrik tenaga surya dengan skema individual berbasis baterai besar.

Saat ini, kata Darwin masih ada 40 pulau di Kepri yang hanya mendapatkan listrik selama 14 jam sehari.

“Dari jumlah itu, 11 di antaranya merupakan ibu kota kecamatan yang menjadi prioritas untuk mendapatkan listrik selama 24 jam penuh,” sebutnya.(kar)

example bannerexample banner

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini