
TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kepri, Bisri mengungkapkan, bahwa berdasarkan data yang ada saat ini, penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) sedang marak terjadi di Provinsi Kepri.
“Pada minggu ke-5 di tahun 2025 ini, ada sebanyak 1.991 kunjungan rumah sakit terkait penyakit ISPA. Jenis penyakit ini yang tertinggi jumlah penderitanya dibanding penyakit lain,” terangnya.
Bisri menyebut, beberapa faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini adalah, kondisi cuaca panas yang tidak menentu, seperti sekarang ini.
“Kebanyakan kalau anak-anak terkena penyakit flu, tapi untuk perubahan cuaca membuat penyakit ISPA makin tinggi jumlah penderitanya,” ucapnya kepada hariankepri.com, kemarin.
Untuk mencegah penyakit ini timbul, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, serta mengonsumsi vitamin yang dapat menjaga daya tahan tubuh tetap kuat.
“Pola makan juga harus diatur lebih teliti, konsumsi makanan dan minuman yang sehat serta serat yang cukup,” imbuhnya
Sejumlah pegawai yang di lingkungan Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, mengkhawatirkan berbagai penyakit di tengah cuaca panas seperti sekarang ini.
Salah seorang ASN Pemprov Kepri, Rizky mengungkapkan, sekarang banyak dari para pegawai pemprov yang sakit, dalam beberapa pekan terakhir.
Ia menjelaskan, bahwa cuaca panas ini sangat terasa jika sudah memasuki waktu pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB. “Kadang cuaca panas, lalu tiba-tiba hujan,” sebutnya.
Saat ini, kata dia, sejumlah pegawai di lingkungan kantor Gubernur Kepri sudah menggunakan masker, saat bertugas di dalam ruangan maupun luar ruangan.
“Kebanyakan dari mereka mengalami batuk-batuk dan demam,” tukasnya. (dim)